EVALUATION OF REGIONAL GOVERNMENT POLICY ON SPATIAL PLANNING IN THE TUKAD BADUNG RIVER SETBACK AREA, DENPASAR CITY

Authors

  • Tjokorda Gede Dharmawangsa Universitas Warmadewa
  • I Wayan Sudemen Universitas Warmadewa
  • Nyoman Sumawidayani Universitas Warmadewa

Keywords:

policy evaluation, spatial planning, river buffer zone

Abstract

The riparian zone of the Tukad Badung River has experienced significant degradation due to the massive pressures of urbanization in Denpasar City. Approximately 64.8% of the river's total length of 15.39 kilometers has undergone land-use conversion. A total of 419 buildings have been identified within the riverbank area, of which 354 units (84.5%) are considered non-compliant with the regulations governing protected riparian zones. This condition contradicts Denpasar City Regional Regulation Number 8 of 2021 concerning the Regional Spatial Plan (RTRW) 2021–2041, which designates riverbanks as protected areas. This study aims to evaluate the implementation of local government policies regarding spatial planning management in the Tukad Badung River riparian zone. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through field observations, in-depth interviews with six key informants, and document analysis. Data were analyzed using William N. Dunn’s (2003) public policy evaluation model, which encompasses six criteria: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The findings reveal that policy implementation has not yet been optimal. Only 16 buildings (3.3%) fully comply with the established regulations; inter-agency coordination remains weak; only 14 officers are responsible for monitoring the 15.39-kilometer river corridor; regulatory enforcement is inconsistent; and community participation remains limited. The study recommends strengthening cross-sector coordination, intensifying public awareness and socialization programs, empowering riverbank communities, developing equitable relocation programs, and enforcing regulations in a firmer and more consistent manner.

Keywords: : Policy Evaluation, Spatial Planning, River Buffer Zone

References

Asta Prima, P. (2010). Kajian pengelolaan daerah sempadan Sungai Tukad Badung di Kota Denpasar. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 14(1), 45–58.

Devianti. (2019). Evaluasi kebijakan garis sempadan sungai terhadap permukiman tepian Sungai Kapuas di Kecamatan Pontianak Tenggara. JeLAST: Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, dan Tambang, 6(3). https://doi.org/10.26418/jelast.v6i3.36874

Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar. (2024). Data pemantauan kualitas air Tukad Badung tahun 2024. Pemerintah Kota Denpasar. https://dlh.denpasarkota.go.id

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar. (2025). Laporan inventarisasi pelanggaran kawasan sempadan sungai Tukad Badung. Pemerintah Kota Denpasar.

Dunn, W. N. (2003). Pengantar analisis kebijakan publik (Edisi Kedua). Gadjah Mada University Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Mustikaradinta, A. (2025). Evaluasi kebijakan rencana tata ruang wilayah dalam menerbitkan kawasan sempadan Sungai Batanghari Kota Jambi. Jurnal Administrasi Publik.

Nugroho, R. (2017). Public policy: Dinamika kebijakan, analisis kebijakan, dan manajemen politik kebijakan publik. Elex Media Komputindo.

Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 8 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Denpasar Tahun 2021–2041. Lembaran Daerah Kota Denpasar Tahun 2021.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau.

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai.

Subarsono, A. G. (2015). Analisis kebijakan publik: Konsep, teori, dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwartha, N., & Fauzi, R. I. (2014). Evaluasi pemanfaatan lahan di daerah aliran Sungai Ciliwung Hulu. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 21(2), 187–194.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Usnan, J. T. (2022). Implementasi kebijakan sempadan sungai dalam rencana tata ruang wilayah Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Kebijakan Publik.

Wibawa, S. (2011). Politik perumusan kebijakan publik. Graha Ilmu.

Wiarta, I. M., Yulistiyanto, B., & Nizam. (2008). Analisis kualitas air Sungai Badung di Kota Denpasar. Jurnal Teknik Lingkungan, 9(2), 112–120.

Winarno, B. (2014). Kebijakan publik: Teori, proses, dan studi kasus. CAPS.

Yunus, H. S. (2008). Manajemen kota: Perspektif spasial. Pustaka Pelajar.

Published

2026-07-26